1# Gadjah di pelupuk mata tak tampak, kuman di seberangan tampak

Standar

Menasehati diri sendiri ternyata memang jauh lebih sulit dari pada menasehati orang lain. Memperbaiki diri sendiri butuh perjuang yang lebih keras dari pada memperbaiki orang lain, sama halnya mendisiplinkan diri sendiri dan orang lain, lebih sulit ke yang diri sendiri. Sama seperti negara kita, mendekati pemilu, semua berlomba-lomba memperburuk citra orang lain, padahal dirinya sendiri sama buruknya bahkan lebih buruk. Memang paling enak itu ngomongin kesalahan dan keburukan orang lain, daripada ngomongin dan ngerenungin kesalahan dan keburukan diri sendiri. Kapan negara kita akan maju dan disiplin, kalau orang-orangnya cuma sibuk dengan keburukan orang lain, dan menambah keburukannya sendiri.

Perang melawan musuh nyata lebih mudah daripada melawan musuh yang tidak nyata, dan musuh-musuh yang tidak nyata ini jauh lebih berbahaya dan mematikan daripada musuh-musuh yang nyata. Semakin halus ia bersembunyi, semakin sulit diperangi dan semakin berbisa, bisa yang sangat menyakitkan dan mematikan. Musuh yang paling berbahaya dari semua jenis musuh adalah hawa nafsu keburukan yang ada di dalam diri manusia itu sendiri. Ya, dengan kata lain bisa dikatakan musuh yang paling berbahaya adalah diri kita sendiri.

Kita tidak akan pernah berubah jadi lebih baik jika tidak di mulai dari diri sendiri. Kita akan terus terbelenggu oleh diri kita sendiri, jika bukan kita sendiri yang bangkit. Memperbaiki diri sendiri berarti memperbaiki orang lain juga. Lebih baik sibuk memperbaiki diri, daripada mencari-cari celah keburukan dan kesalahan orang lain. semoga, kita semua diberi kemudahan untuk memperbaiki diri kita sendiri, aamiin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s