ORMAS, Perlukah UU?

Standar

Gejolak baru untuk menutupi gejolak lama di indonesia biasa terjadi. setelah dihebohkan dengan “Jalan-Jalan ke Eropa”, DPR sekarang ini mengumandangkan kehebohan baru dengan “UU Ormas”. kira-kira esok lagi, pertunjukan apalagi yang akan dipertontonkan oleh pemerintah?

Ormas (organisasi masyarakat), perlukah di kemudian dibatasi oleh Undang-Undang. Undang-Undang seperti apakah yang diperuntukkan sebenarnya untuk ormas ini. mengapa kemudian Ormas pun turut pula diberi Undang-Undang. 

Undang-Undang dibuat untuk mengatur kehidupan manusia supaya lebih teratur, nyaman, dan merasa nyaman dengan peraturan-peraturan yang dibuat. tidak masalah seberapa banyak undang-undnag itu dibuat ketika relevan untuk diaplikasikan dikehidupan nyata, bukan dikehidupan angan-angan. Banyak undang-undang yang dibuat bisa menjadi boomerang untuk pemerintahan pada saat itu. sebab banyaknya undang-undang yang dibuat, namun tak sedikit yang tidak relevan dalam kehidupan sebenarnya. 

pembuatan undang-undang tentu saja harus memiliki tujuan. maka, undang-undang dibuat untuk menjembatai ketercapaian tujuan tersebut. nah, banyaknya undang-undang di indonesia tujuan sangat beragam, mulai dari yang memikirkan rakyat hingga yang memikirkan dirinya dan kepentingannya. jika undang-undang ini kemudian dijadikan mainan, maka bangsa ini pun akan sangat mudah dipermainkan. akankah kita seperti ini terus?

Ormas, perlukan ada undang-undang? organisasi maysarakat yang notabene berada dimasyarakat dan yang berkecimpung langsung dimasyarakat pun kini di atur. sehingga tidak sembarang masyarakat mampu mengakses ornanisasi ini, dan tidak semua ormas mampu mengakses masyarakat. karena dekatnya masyarakat dan ormas, dua hal ini tidak bisa terlepaskan. pertanyaanya ialah, ormas siapakah yang kemudian diloloskan dalam undang-undang ini? adanya undang-undang yang mengatur tentang ormas ini tentu saja memiliki dampak positif, namun dampak negatifnya tak jauh lebih besar jika tidak dilakukan dengan seimbang dan adil. 

masih adakah undang-undang maupun peraturan yang seimbang dan adil? tentu saja ada, yaitu Alqur’an dan Hadist. jika keduanya konsisten dijadikan pedoman dalam kehidupan, maka sesungguhnya undnag-undang yang sangat banyak itu tidak kita perlukan lagi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s