Ketika yang Kita rencanakan dan inginkan berbeda dengan kenyataan?

Standar

Apa yang akan kalian lakukan, ketika kalian menghadapi kenyataan yang berbeda jauh dengan apa yang kalian rencakan? Menyalahkan keadaan, menyalahkan nasib, menyalahkan orang lain ataukah meyalahkan diri kalian sendiri?

Seringkali kita menjumpai dalam kehidupan kita sesuatu yang tidak sesuai dengan rencana maupun cita-cita yang kita inginkan. Contoh sederhana, kita ingin sekali membeli gadget terbaru, tablet apple versi terbaru misalnya. Uang pun telah terkumpul dan kita tinggal membelinya saja.Namun, setelah tiba di toko yang kita dapatkan bukan apple namun merek lain yang tak kalah bagus. Apa yang akan kalian lakukan? atau fenomena yang sering terjadi, ketika ingin meneruskan jenjang pendidikan di perguruan tinggi, kita ingin masuk IPB dan sudah mengikuti semua testnya. Namun tidak lolos, justru kita masuk UGM yang tidak pernah terbayangkan dalam benak kita akan kuliah disana dengan jalur SMPTN. Apa yang akan kalian lakukan?

Tidak hanya terbatas pada beberapa fenomena diatas saja, masih banyak fenomena perbedaan kenyataan dan yang kita rencakan yang kita sendiri mengalaminya lebih dari dua hal tersebut. Ketika kita mengalaminya, apa yang akan kita lakukan?

Sesungguhnya, manusia berada pada ranah sekedar merencanakan dan berusaha untuk merealisasikannya. Ranah menakdirkan dan menetapkan apa yang akan terjadi hanyalah ada pada Kuasa Alloh saja. Maka, ketika kenyataan dan rencana kita berbeda tentu saja di dalamnya ada campur tangan Alloh. 

Saat usaha dan daya upaya kita lakukan secara maksimal untuk merealisasikan yang kita rencanakan maupun cita-citakan, tepi ketika Alloh berkehendak lain, yang terjadi hanyalah apa yang Allah kehendaki. Apa yang kita inginkan belum tentu baik untuk kita. Akan tetapi apa yang Alloh takdirkan dan berikan kepada kita itu adalah baik untuk diri kita. 

Maka, tugas kita setelah berusaha adalah tawakal dan berdoa, serta berhuznuzhon (berprasangka baik) terhadap ketetapan Alloh yang akan dilimpahkan-Nya kepada kita. Yakin bahwa Alloh mengijabah semua doa-doa kita. Ingat tiga jawaban Alloh terhadap doa-doa kita kepada-Nya, pertama, ya AKU kabulkan doa mu. Kedua, pasti AKU kabulkan, tapi belum sekarang. Dan ketiga, Tidak, AKU akan memberikan yang lebih baik dari apa yang kamu doakan.
Alloh hanya akan memberikan sesuatu sesuai dengan kemampuan kita. Seindah dan sebaik-baiknya rencana manusia jauh lebih indah dan jauh lebih baik rencana Alloh untuk kita. Maka, patutlah kita untuk senantiasa mensyukuri atas semua rizki yang diberikan oleh-Nya, dan mengevaluasi semua perbuatan kita terhadap-Nya. Sesungguhnya bukan Alloh yang membutuhkan kita, tapi kitalah yang membutuhkan Alloh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s