Koin Untuk Indonesia

Standar

sesungguhnya,masih adakah rasa nasionalisme dari diri masyarakat indonesia. saat indonesia terguncang secara fisik maupun non fisik, apakah masih ada masyarakat yang peduli. saat slogan nenek moyang indonesia yang diabadikan dalam sebuah lagu tak lagi pernah di dengarkan bahkan terdengar digaungkan, “Nenek moyang ku orang pelaut”. adakah yang masih hafal dengan lanjutannya?
nenek moyangku kini tinggal nenek moyangku saja bagi indonesia. apakah dia masih berharga, ataukah sudah tak ada harganya lagi? masihkah ada yang peduli?
indoensia memiliki kekayaan yang sangat berlimpah, di karuniai tanah yang amat subur, semua mahluk hidup serasa hidup harmoni dalam bumi indonesia. kekayaan yang dari puncak gunung hingga dasar laut. semua indonesia punya, yang banyak negara hanya memiliki sbagian-sebagiannya saja. Indonesia hampir memiliki semuanya, hampir sepenuhnya ada di Indonesia. Namun, mengapa Hutang indonesia masih saja belum lunas, justru semakin membengkak. apakah dengan kekayaan yang di milikinya indonesia tidak mampu membayar beban Hutangnya? kaya harta sumbersaya alam?? itu dulu, sekarang…banyak yang rusak dan ludes.Salah siapa? Tanggung jawab siapa?
Salah dan Tanggung jawab pemerintah, rakyat tentu saja memiliki hak untuk mengecam hal ini. Salah rakyat? sulit bagi pemerintah untuk menyalahkan rakyat. Rakyat tahu apa? toh yang punya kekuasaan, kewenangan dan kekuatan adalah pemerintah dan orang-orang terkaya. Rakyat,hanya bisa menuntut meski tipis peluang harapan untuk di dengarkan.
kembali pada masalah hutang. Hutang Indonesia yang pada tahun 2007-an setiap kepala bahkan bayi yang baru dan akan lahir pun sudah menanggung beban Hutang 7 juta rupiah. dari sekian ratus juta jiwa penduduk indonesia. 7 juta tentu bukan angka yang kecil untuk ukuran masyarakat golongan ke bawah, apalagi yang ada di bawah maupun sekitar garis kemiskinan.
Sesungguhnya, pasti ada jalan keluar, dimana ada kemauan.jika Nasionalisme terhadap tanah air Indonesia, menurut saya, tak akan berat jika hal ini dilakukan bersama, berasaskan pancasila dan UUD 1945, serta slogan yang selalu di jaga oleh burung garuda lambang kebangsaan indonesia yakni bhenika tunggal ika. dengan membawa semangat ini, saya yakin, indonesia akan mampu melunasi hutang-hutangnya dalam kurun waktu tidak lebih dari 10 tahun. Melalui langkah apakah itu??sesuai dengan judul tulisan ini “Koin Untuk Indoensia”. setiap kepala diminta kerjasamanya dengan mewajibkannya untuk menabung atau menyisihkan setiap harinya koin seratus rupiah saja (angka minimal untuk masyarakat kalangan bawah). setiap hari koin 100 rupiah, dikalikan jumlah penduduk indonesia saat ini, 217 juta lebih, maka uang yang terkumpul 1 harinya adalah kurang lebih 21.700a juta rupiah atau 21 milyar 700 juta rupiah, belum lagi di kali 365 hari.

sumber foto:https://lh5.googleusercontent.com
persatuan semakin kuat dan hubungan yang semakin apik, baik pemerintah dengan rakyat maupun rakyat dengan rakyat , maka akan semakin cepat pula hutang indonesia terlunasi. Namun, sepertinya ini sulit sekali diterapkan di indonesia, mengingat buruknya kondisi ahlak,intelektual dan kepribadian sebagian besar orang-orang di indonesia sendiri, yang mengancam terjadinya krisis kepercayaan. sulit menemukan orang-orang yang bisa di percaya.
Kapankah Indonesia mampu untuk Bangkit dan mandiri??meskipun banyak sekali pihak yang tidak menginginkan hal itu terjadi di Indoesia.
Wallahu’alam bisowab

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s