BENCANA, APA ITU SEBENARNYA BENCANA??

Standar

Makna bencana secara konstitusi berdasarkan UU no 24 tahun 2007, bencana adalah peristiw yang meengancam dan mengganggu kehidupan dan penghdupan masyarakat yang disebabkan, baik faktor alam, non alam maupun manusia, sehingga menyebabkan timbulnya kerusakan lingkugan, kerugian harta benda dan dampak psikologis. 

berdasarkan UN-ISDR (2000), bencana adalah suatu gangguan serius terhadap keberfungsian masyarakat, sehingga menyebabkan kerugian yang melas pada kehidupan manusia dari segi materi, ekonomi atau lingkungan, dan gangguan itu melapaui kemampuan masyarakat yang bersangkutan untuk mengatasi dengan menggunakan sumberdaya mereka sendiri.

ada yang mengatakan begini, apa bedanya bencana dengan bahaya? dijawablah olehnya bahwa perbedaan antara bencana dan bahaya adalah, jika bahaya belum memasuki ranan manusia. sedangkan bencana menmbulkan kerugian (korban jiwa,meterial, dll) yang memasuki ranah manusianya. Jika terjadi longsor, maka apakah itu bencana ataukah bahaya?

apabila dilihat dari faktor penyebabnya yakni ada yang mengatakan akibat ulah manusia yang merubah pengunaan lahannya. sedangkan bencana yang karena alam terjadi karena siklus alamnya, sehingga bersifat tetap.

pendekatan geografinya, maka dapat di lihat dari aspek spasialnyaatau keruangan, aspek lingkungan dan aspek manusia (human activity). dan kemudian ada lagi yang mengatakan, bencana jika dilihat dari faktor penyebabnya sebenarnya tidak mungkin di buat oleh manusia. sebeb manusia anya sebagai determinan penyebebab terjadiya bencana. maka faktor penyebab bencana ada tiga yaitu, alam, manusia, alam dan manusianya. 

so…

bencana, definisinya sebenarnya tergantung dari mana sudut pandang kita dalam melihat bencana. bisa jadi ada banyak faktor penyebab yang ditimbulkan tidak hanya dari apa yang telah di sebutkan diatas. dari sisi kebumian, maka yang namanya bencana itu terkait dengan faktor-faktor alam, baik oleh karena alamnya yang “ingin” maupun akibat dari interfensi aktivitas manusianya. dari aspek sosiologi mungkin memancang bencana tidak dari sisi alamnya, tapi cenderung ke manusianya dengan segala aktivitasnya, misalnya bencana moral, dll.

maka dari itu, saya menyimpulkan bahwa yang dimaksud dengan bencana versi saya adalah fenomena, kejadian yang menimpa alam dan manusianya, hingga menimbulkan kerugian dan kerusakan baik berupa material maupun imaterial. hal yang membedakan bencana ada tiga faktor, yaitu bencana tersebut menimpa atau terjadi pada siapa, dimana dan kapan.

siapa, 

bisa pelaku (sebagai subyeknya) berupa alam, manusia, kebijakan, rekayasa, atau apapun itu.

bisa berupa korban (obyek), misalnya manusia, masyarakat, alam itu sendiri, lembaga, atau apapun itu.

dimana,

berarti menunjukkan tempat atau lokasi kejadian terjadinya bencana tersebut.

kapan,

menunjukkan waktuterjadinya kejadian bencana.

 

dan, hal yang lebih penting terlepas dari ini

sebenarnya manakah yang lebih berbahaya, bencana moral/akhlak ataukah bencana alam?dan adakah korelasi dari keduanya??

 

sumber: seminar tata ruang berbasis kebencanan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s