G.-.A.-.L.-.A.-.U.-.

Standar

Gambar

GALAU, satu kata yang membuat hati resah, tanpa daya dan kekuatan. GALAU seperti backhole yang menarik segala sesuatu yang berada di sekitarnya, tanpa pilih-pilih. GALAU, seperti suatu penyakit yang mampu melumpuhkan fisik kita untuk bertindak dan berbuat. GALAU, membuat orang amnesia dari tingkat rendah hingga tingkat akut. GALAU, yang dengannya membuat kita lemah, senantiasa berkeluh kesah dan seringkali mengumpat.

GALAU, meski sering membuat sengsara, namun lebih sering di elu-elukan. Ketenarannya melebihi seorang artis yang membuat skandal atas dirinya. GALAU, mungkin saja lebih sering keluar kata-kata ini dari mulut kita yang penuh dosa, ketimbang mengeluarkan kata syukur. GALAU, membuat hidup serasa sempit terhimpit, sunyi senyap, mencekam, tak punya harapan.

GALAU, betapa seringnya manusia menjadikannya sebagai senjata untuk dijadikan sebagai sebuah alasan agar tidak melaksanakan sesuatu yang tidak di inginkannya, meskipun banyak orang berkendak atasnya. GALAU, menjadi alat untuk berhenti bergerak dan melangkah kedepan. GALAU, hanya akan membuat langkah kita terhenti di tempatnya, enggan untuk melanjutkan, statis. GALAU menjadi trik jitu untuk enggan berbuat.GALAU, menjadikan kita kaku seperti patung.

GALAU, GALAU, GALAU…..

seringkali melanda kalangan muda belia, namun tak banyak menggandrungi kalangan dewasa dan orang tua. GALAU di putus pacar, GALAU di marahin orang tua, GALAU tidak di kasih uang jajan, teteapi orang tua lebih galau tidak memberi anaknya uang karena memang tidak punya. GALAU, menjadi alasan dari senang, biasa-biasa saja menjadi sedih mengharu biru meratapi nasib dan masa lalu.

AKU GALAU…..

GALAU-GALAU, jadi komersial. jutaan rupiah mengalir banjir ke pundi-pundi penguasa iklan. tidak hanya iklan yang kini menjadi semakin GALAU karena itu. Pemerintah pun ikutan GALAU. “BBM melambung tinggi, anak kami kurang gizi”, bunyi lirik sebuah lagu masa lalu, abad ke 19an sepertinya. “Mau naik salah, enggak naik salah. terus apa mau mu???” keluhannya begini mungkin. terus rakyat menjawab “aku gak punya uang……!!!”. GALAU lagi. pemerintah GALAU, rakyat lah yang paling GALAU.

TAPI……

TAHU kah????

bahwa, anda akan menjadi orang tergalau jika anda adalah MAHASISWA. mahasiswa yang seperti apa memangnya???

YUPSS…buat kalian yang pernah merasa jadi mahasiswa, atau sedang merasa menjadi mahasiswa, kalian pasti telah dan akan merasakannya..

APA itu????

derengdengdeng….proum-proump-proump…

jeng jeng…

YA, ini dia…..

Anda TEPAT sekali menjawabnya…

MAHASISWA ANGKATAN AKHIR……

merekalah yang paling merasakan GALAU dibandingkan orang yang ngegebet cewek ataupun cowok tapi JALAN DI TEMPAT. orang yang di putusin pacarnya yang paling GUANTENG ataupun MUANISS diantara pacar-pacarnya, dan padahal susah ndapetinnya. ataupun GALAU-GALAUnya iklan. bahkan GALAUnya pemerintah maupun RAKYAT karena harga BBM melambung tinggi (makanya susuah ngedapetinnya, melambung tinggi sih….!!!). bahkan GALAUnya anak kos-kosan yang BELUM dikasih uang bulanan, maupun GALAUnya orang tua yang BELUM BISA ngasih uang bulanan anaknya.¬†

GALAUnya MAHASISWA ANGKATAN AKHIR lebih parah dari itu semua. dan ketika anak-anak muda diatas mengalami hal tersebut kemudian mengalami hal ini (menjadi ¬†MAHASISWA ANGKATAN AKHIR). maka ia akan menjadi orang yang paling bersyukur sekaligus yang paling menyesal, karena “ternyata GALAUnya gue dulu GAK separah GALAUnya gue SEKARANG”.

Gimana GUYS, khususnya kalian yang sudah menjadi MAHASISWA ANGKATAN AKHIR???

 

About these ads

»

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s